Senin, 26 Februari 2024

belenggu rindu

diriku manusia yang terkekang rindu
detik detik kujalani seperti belenggu
sangat berat kurasa tuk melangkah maju
terkekang rindu yang tak akan berlalu

semuga mimpi malam ini dapat meringankanku
menggapai harapan di hadapanku
hadirlah dirimu dalam mimpiku
berikan kata kata indahmu tuk semangatiku

meski kini tak akan mungkin lagi kita menyatu
tunggu diriku disana kuharap kita menyatu
bersama kita bahagia selalu
selamanya tak ada lagi batas antara kau dan aku

Jumat, 16 Desember 2022

deburan ombak yang terpecah karang


deburan ombak pantai dimalam ini
menjadikan sunyi semakin terasa lebih dalam lagi
ditemani jutaan titik cahaya bintang yang menyinari
senyummu mulai pudar seakan lelah dipaksakan lagi

senyum lebarmu hilang tak karuan meski tetap tertahan
mungkin yang kau rasa adalah luka
tapi kini yang kurasa adalah dilema
kemana langkahku seharusnya ku perjuangkan

apakah ketetapan itu hanya sebuah keegoisan?
apakah seharusnya biarkan saja perasaan ini mengalir
mengalir jauh dan terus menjauh menuju lautan dalam
menyatu dengan kuatnya gelombang yang tak pernah berakhir

atau biarkan ku pecahkan tembok keegoisan itu
menembusnya tuk menemukan jalan kedepan
meninggal gelombang yang melambai memecah terpecah karang
meninggalkan meski tak akan pernah lupa dengan indah deburannya yang bersaut merdu

mungkin saat ini aku kan tetap bertahan pada dinding keegoisanku
tapi deburanmu tak akan pernah pergi dariku
meski memang akan ada jarak yang tak mungkin hilang
kuharap jarak itu tak akan jadi penghalan 

kuharap jarak itu bisa jadi jembatan yang mendekatkan
meski dalam cerita yang mungkin tak seperti yang diharapkan
tapi, seandainya tuhan mengizinkan & memberikan cahayanya yang menerangi jalan deburan ombak dimalam itu
mungkin ku kan bertahan dan menunggu, hingga cahayaNya benar2 menyinarimu
dan ku kan datang kesana, menikmati bersama deburan omba yang kini telah mengikis karang
merubahnya menjadi pasir putih lembut yang nyaman
pasir putih lembut yang membuat ku ingin berlama lama hingga habis waktunya

Rabu, 07 Desember 2022

fatamorgana

 biarkan malam tenggelamkan kerinduan

semakin larut dan semakin dalam

yang terasa hanya sesak di dada

semakin dalam tanpa ada jeda


terima kasih atas segala cerita

cerita indah yang bagaikan fatamorgana

selalu memanggil-manggil membayang-bayang

semakin didekati terasa semakin hilang


yang kucari di sini bukanlah fatamorgana

ilusi yang membuat tak bisa berkata-kata

menjebak diriku hingga tak bisa kemana-mana

terpendam di antara gurun di antah beranta


hai kamu, berhentilah menjadi fatamorgana

berhentilah menabur bayangan indah penuh luka

biar tarik dan lautan pasir itu menjadi nyata

umurku bisa berhenti meski kecewa


atau jadikanlah dirimu nyata

menjadi sukacita pelepas rindu di dada

menjadi oase diantara gurun dilema

menjadi penyejuk untukku yang tak tahu di mana



Kamis, 10 November 2022

maraton kehidupan


start dengan degupan kencang

hari terasa hati terasa senang

adrenalin memuncak

seribu angan terngiang di depan


selangkah demi selangkah

berusaha meraih tujuan sesuai arah

ditemani lirikan perjuangan

ditemani sengitnya persaingan


garis start tak ada bekasnya

garis finis tampaknya belum ada

setengah jalan lelah dahaga terasa

berhenti sejenak pun tak bisa


lamgkah makin jauh

gundah makin keruh

titik akhir tak juga ada

hingga hanya lelah yg tersisa


hanya bisa berhenti saja

ingin dipaksa pun tak ada daya

ingin kembali pun sudah takbisa

lalu, aku harus apa?


titik akhir selalu berpindah menjauh

tapi selalu memanggil dengan gemuruh

kembali dikejar pun semakin lari menjauh

apakah ku mulai tersesat di bayangan yang rapuh.?


aku harus bagaimana?

aku cuma butuh titik akhirnya saja

tak peduli lagi menang kalahnya

cukup berhentilah biar ku kesana


cukup, jangan menjauh lagi

izinkanlah aku mengakhiri maraton ini

menang kalah tak lagi peduli

agar kutau kapan aku harus berpindah dan kembali


Rabu, 02 November 2022

antara dua samudra

gelap malam mulai menyelimuti
seakan pertanda hati tuk mendalami
mendalami rasa gejolak yang bertumbukan
antara realita dan perasaan

semua memanglah pilihan
tapi begitu berat tuk memutuskan
antara dua samudera yang berseberangan
dengan riak ombak yang saling bertabrakan
namun dengan senja yang indah menawan

cantik senjamu dan senjanya bukan alasan
tapi indah karangmu dan ikannya yang jadi batasan
kuserahkan pada sang pemilik diri
mana yang terbaik untuk dilalui

Senin, 31 Oktober 2022

senja yang sama



di ujung pulau mengiringi perginya surya
terlihat cahaya jingga mempesona
dalam bayang fikiranku teringat dirimu disana
bersenandung riang menatap senja

aku disini dan kamu di sana
terpisah jarak dalam senja yang sama
bergandeng tangan dalam bayang bayang
menatap cahaya jingga menjelang petang

kutunggu saatnya nanti kita bersama
menikmati senja dengan penuh cerita
bergandeng tangan dihadapan laut yang terbentang
bersenda gurau hingga malam menjelang

Kamis, 18 Agustus 2022

bahagiaku untukmu bidadariku disana

dimalam indah bulan bersinar cerah

ada wajah yang tersenyum memanggil indah

berkata dengan lembut penuh makna

tak akan terlupa semua pesan darinya


kau memang sang bidadari yang selalu menemani

meski jarak terpisah kau tak pernah jauh dari diri

selalu bersama, disetiap mimpi

selalu bersama, dalam kenangan sepanjang hari


lembut suaramu bagaikan angin menyerbuki bunga

lembut indah menenangkan dan penuh makna

mengundang banyak warna dalam dunia

melekat selalu dalam kenangan jiwa


jarakmu dan diriku hanya sementara

kita kan kembali untuk bersama

meski tak tau cepat lambatnya

semua benar pastinya


kunanti setiap suara darimu meski hanya lewat udara

tak bertemu tak apa karna kita pasti kan jumpa

ku nanti senyummu di setiap malam

dalam sebuah mimpi yang terdalam


sampai bertemu di hari esok

kita kan bahagia tuk selamanya

tertawa bercanda tak ada batasnya

dan tiada lelah tubuh penuh bahagia

Senin, 08 Agustus 2022

mata untuk bicara

kulihat indah cahaya bola mata

penuh rasa yang indah tak pernah kurasa

yang buat hati bergetar rasakan suasana

suasana indah yang tak bisa diungkap dengan kata


mulut terkunci tapi hati selalu bicara

"kamu, iya kamu yang mungkin selalu di bayangku"

"kamu, iya kamu yang mungkin selalu ku rindu"

tapi apa daya, semua itu hanya suara hati saja


tak mampu terucap oleh kata

tertahan bagai udara yang menekan dinding roda

semakin kencang tak lagi tertahan

hingga ingin ku pecah dan teriakan semua perasaan


tapi tetap saja selalu tidak bisa

mulut terkunci tanpa suara

semuga kau bisa lihat mendengarkan dalam tatapan mata

akan semua kata yang sulit terucapnya

Minggu, 07 November 2021

rindu dalam pilu


menjelang tidurku ini terasa sekali rindu bukan agi menyelimuti
rindu itu kini datang mendekap kuat
hingga tak mampu lagi aku melepas meski telah berusaha
makin berusaha makin keras dekapannya

terngiang suara indanya di tiap obrolan menjelang malam
terasa kemembali hangatnya telapak tangan
lembutnya elusan di wajah yang menghapus lelah 
ucapan ucapan indanyang selalu menenangkan

kenapa begitu cepat sebuah perpisahan
terasa lama untuk sebuah pertemuan
butuh melintasi alam, bukanlagi sekedar rintangan
berharap bisa selalu bertemu meski hanya menjadi bunga malam

diri ini benar benar rindu semua tentang mu
hingga  air mata menetes tak lagi bisa dengan derasnya
hanya pilu di dada yang kini terasa kosong
terpecah hingga mengalir semua dan tak ada yang tersisa
terasa bodoh ketika mengenang semua cerita dan cita cita

ingin sealu bersama hingga saat nanti engkau tua
tak ingin terpisah meski sebentar saja
dirimu selalu tak tergantikan
tak akan ada yang bisa meski mereka berusaha

engkau yang selalu jadi spesial di dada
terimala ucapan rinduku ini yang tak lagi bisa ditahan pedihnya
datanglah di tiap mimpiku meski hanya sekedar untuk bercerita
tuk kuatkan hatiku hadapi semuanya

Jumat, 05 Maret 2021

Sendiri

Di ramainya hari ini entah mengapa selalu terasa sunyi

Senyum dari semua orang yang kudapat seakan sekedar udara sejuk yang menghampiri lalu pergi

Rasanya sering kali kosong, seolah hati tak dapat lagi di isi

Mungkin hanya butuh tenang, tapi sayang dia yang membuat tenang juga tak kunjung datang

Dia yang membuat tenang tiba tiba menghilang 

Meninggalkan ku di tengah ribuan hutan yang ramai suara kicauan tanpa ku mengerti artinya

Entah pada siapa aku akan kembali bicara

Berbagi cerita, berbagi rasa, hingga nanti aku menua

Hai kamu yang di sana, yang dulu pernah singgah dan mengukirkan cerita

Yang dulu pernah memanggilku untuk lepas dari jeratan luka

Yang dulu selalu mengajak optimis melalui semuanya

Kenapa kini kau tiba tiba tiada

Tiba tiba tiba menghilang setelah mengucapkan selamat datang

Tiba tiba pergi setelah mengajakku menuliskan cerita baru

Hai kamu yang di sana, semuga bahagia dengan cerita barumu

Buar diriku di sini meratapi apa yang terjadi

Jangan kau ajak lagi aku untuk kembali

Kembali menuliskan cerita denganmu lagi

Biarkan aku disini, sendiri, hingga nanti 

Nanti ketika ada cerita baru dalam diri ini

Entah denganmu atau dengan hatiku sendiri


Kamis, 11 Februari 2021

Rumah

Ku berhenti sejenak tak kuat melangkah lagi

Di istirahat ku, berharap kau kan ada di sini

Temani dengan senyuman yang sangat ku nanti

Menghapus lelahku di jalan kembali


Semoga jalan ini memang tujuanku pergi

Pergi untuk kembali ke rasa yang Takkan mati

Rasa cintaku yang telah lama sembunyi

Sembunyi dari semua kenangan yang tak pernah pergi


Kuharap dirimu yang selalu jadi rumahku

Yang kan selalu menjadi setiap tujuan perjalananku

Kuharap dirimu lah tempat kembali ku

Yang tak pernah hilang tergerus waktu


Dalam lelah ini di tengah perjalananku

Tak ada yang bisa menggantikan mu

Meski banyak persimpangan di hadapanku

Tapi tak ada yang bisa gantikan tujuanku


Hanya dirimu lah yang menjadi sebuah rumah

Untuk hatiku berhenti dan melepas lelah

Setelah perjalanan panjang yang juga tak mudah

Kamulah rumah yang selalu indah


Bukan sekedar tempat singgah atau melepas lelah

Tapi tempat bersandarnya sanubari hingga melemah

Tempat bernaung hingga diri dan raga ini terpisah

Selamanya kau akan menjadi rumah yang indah

Selasa, 09 Februari 2021

Fana

 Kita yang fana

Senyum manis yang akan terlupa

Sedih tangis yang tak akan selamanya

Pergi dan di tinggal begitu saja


Kita yang akan selalu fana

Bagai rasa yang berubah begitu saja

Malam tak akan selamanya

Siang pun terbatas oleh senja


Tapi tak akan ada fana tanpa keabadian

Tak ada keabadian tanpa perpisahan

Tak ada perpisahan tanpa pertemuan

Dan selalu ada harapan untuk bersama di penantian


Menanti indahnya tawa

Tanpa ada lagi rasa sedih dan luka

Abadi dalam hijaunya taman 

Penuh cerita kenangan diantara teman

Jumat, 05 Februari 2021

Terjebak dan tak bisa pergi

 Seperti terjebak, dalam palung hati

Berhenti berharap, tapi tak bisa pergi

Semakin dalam, tak dapat kembali

Terasa lelah, tapi tak dapat berhenti


Mungkin inikah, jalan yang harus ku lalui

Terkekang dalam bayang cinta yang tak berarti

Menepuk pundak tersenyum lalu pergi

Ingin ku sapa tapi tak dapat ku temui


Apakah ini penjara cinta

Tanpa rasa iba tapi tetap di terima

Beban di pikul, hati terpukul

Hanya berharap doa kan terkabul


Menunggu cahaya menyinari diri

Lepaskan beban, di gelapnya palung hati

Lemparkan tali untukku pergi

Membaskan diri, temui dirimu yang pasti

Belenggu February ku

Hari hari di awal februari ini seperti buntu

Hari yang sebenarnya membuat aku selalu rindu

Tapi entah kenapa air mata mengalir 

Terdiam tanpa kata tapi hati berusaha bicara


Apakah tak ada lagi February biru untukku

Apakah memang tak pantas lagi aku menunggu

Menanti birunya February tersenyum padaku

Menanti sapaan ramahnya seperti dulu


Mungkin memang aku yang salah mengartikannya

Mengartikan hangatnya pertemanan antara kita

Mungkin memang salahku berharap lebih darinya

Mengharapkan cinta untuk bersama selamanya


Kini diriku terjebak dalam ketidak pastian

Kembali terkubur dalam kerasnya batu karang

Berharap February tau tanpa harus mengungkapkan

Berharap February mengerti hanya dia yang di nanti

Selasa, 02 Februari 2021

February Kelabu



 Kenapa February ini tak lagi biru

Semua kecerahan itu berubah kelabu

Seakan menghilang pergi tak menentu

Pergi jauh tinggalkan aku


Terus berharap langit membiru

Tapi apa daya siapalah aku

Hanya lelaki biasa dengan harapan palsu

Terpintas sekilas lalu membatu


February kini tak lagi biru

Tak lagi indah seperti dahulu

Semakin menggelap bukan lagi kelabu

Semakin menjauh mengalahkan rindu

Selasa, 01 September 2020

tak ingin sendiri


terjebak di ujung jalan dan akan terjatuh

terdiam di penantian panjang tanpa hati yang utuh

tertinggal dalam pelukan bidadari yang kian menjauh

hingga tak kusadari jalanku mulai runtuh


ku berteriak memanggilmu tanpa suara

tak ada kata yang terucap untuk bicara

bibir terkunci memohon tuk kau di sini

membawaku terbang jauh dalam kisah suci


kembalilah, kemarilah ,,

bawa aku, kelangit indah ,,

kembalilah, kemarilah ,, 

ku menunggumu, tak pernah lelah ,,


ku berteriak memanggilmu tanpa suara

tak ada kata yang terucap untuk bicara

bibir terkunci memohon tuk kau di sini

membawaku terbang jauh dalam kisah suci



Senin, 22 Juni 2020

mohon tuk kembali



telah lama kita bersama
nikmati indah biru langit di kota
memandangimu indah mempesona
memikat diriku menanamkan cinta

tak terasa telah tiba waktunya
kini kau pergi meninggalkan semua
kenangan indah tak tersisa
membuat hati gundah terasa

ku rindu ingin kau kembali
tapi apa daya tak mampu ku meraih lagi
ku rindu ingin kau di sini
tapi apa daya tak bisa ku sampaikan pesan ini

semuga kau kembali lagi
kembali bersama berkumpul di sini
membangun cinta senanglah hati
membangun ikatan tiada henti



Jumat, 12 Juni 2020

Bidadari dalam hati

Menunggu dalam sepinya hatiku
Menanti dalam rindu tak menentu
Arungi kisah ini indah bercampur pilu
Tuk temukan bidadari manisku

Terbang di atas awan mengejar bayangan
Bidadari indah pintar nan rupawan
Wajahnya mengikatku dalam angan-angan
Tak dapat terlepas hingga nanti ku temukan

Dalam gelap mataku terpejam
Namun tampak jelas dalam hati terdalam
Penuh senyuman bagai bulan di gelap malam
Lembut terangnya membuat tubuhku terdiam

Hanya menatap tak mampu berkata-kata
Mulut terkunci tuk ungkapkan rasa
Ingin ku teriakan rasa rindu di dada
Dan aku pun sadar, kau hanya mimpi belaka

Tuhan beri aku kekuatan
Tuk ungkapkan semua perasaan
Tuhan izinkan ku tuk Kau pertemukan
Takan bisa hati ini terus menahan kerinduan

Ku berharap, kita kan dipersatukan
Dalam cinta, penuh kebahagiaan
Ku berharap, bersama dalam kisah petualangan
Membangun cinta, penuh senyuman

Jumat, 05 Juni 2020

Yang terbuang

Dingin, gelap, bau, dan hilang
Apakah aku sampah terbuang?
Di lupakan oleh semua orang
Yang kurasa dekat kini menghilang

Sunyi sepi tak karuan
Apakah aku sampah yang berterbangan?
Tertiup angin seolah tanpa harapan
Sedetik pun tak ada yang mengarahkan pandangan

Apakah semua itu layak kurasakan?
Setelah semua perasaan tercurahkan
Bahkan kuanggap dekat melebihi kawan
Seperti saudara yang selalu memberi senyuman

Sebegitu sampahnya kah diriku kawan?
Tertinggal sedih, senyuman hanya kenangan
Setelah semua harapan menjalin persaudaraan
Kini hilang menjadi butiran

Biarlah, biarlah aku menghilang
Tak kembali mencemari matamu memandang
Biarlah, biarlah aku melayang terbang
Tertiup ke pembuangan tanpa ada jalan pulang